Kamis, 08 Mei 2014

politik dan strategi nasional

  • POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
    Kali ini saya akan menulis sebuah temayang berjudul strategi dan ketahanan politik.seperti pada temanya yang mengandung makna strategi dan politik. Dua hal tersebut sangat-sangat berkaitan. Latar Belakang.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka. Bangsa yang merdeka tentunyaakan mengatur urusan dalam negerinya sendiri. Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadiperubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia, terutama tentang kedaulatan dan sistempemerintahan dan politik.Pada awal masa kemerdekaan, kondisi politik Indonesia belum sepenuhnya baik. Kondisi indonesiamasih morat-marit dan tidak stabil. Namun, setelah beberapa tahun berlalu kondisi internal Indonesiasudah mulai teratur dan membaik. Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi danmengatur sistem pemerintahannya sendiri.Pada saat terjadi perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat, banyak negara yangterpengaruh oleh kedigdayaan kedua negara tersebut. Kedua negara tersebut saling berlomba ntukmenunjukkan kepada dunia siapa yang lebih hebat.
    Untuk melancarkan usaha mereka tersebut,mereka banyak meletakkan pengaruh di beberapa negara dunia sehingga negara-negara tersebut akanmendukung usaha dan tindak tanduk mereka.Mereka saling berlomba dalam segala hal, mereka berlomba untuk mendapatkan simpati dan empatiserta bantuan dari negara-negara di dunia. Oleh karenanya banyak negara-negara di dunia yangmenjadi pengikut mereka. Pada saat itu dunia di bagi dalam dua kelompok, blok barat dan blok timur.Akan tetapi, bangsa Indonesia tidak terpengaruh oleh keadaan yang terjadi. Indonesia dan beberapanegara lainnya berkoordinasi dan membentuk sebuah kelompok yang tidak memihak salah satu darikedua blok tersebut, kelompok tersebut dikenal dengan gerakan negara-negara non-blok Pada saat ituIndonesia menganut politik bebas aktif yang berarti tidak terikat dengan salah satu kelompok yangada pada saat itu, dan aktif yang berarti aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mengembangkankerja sama antar negara-negara di dunia di segala bidang. Selain itu Indonesia juga menetapkanstrategi nasional untuk mengembangkan negara dan menjaga keutuhan negara.Saat ini banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang di anutoleh Indonesia, dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktiftersebut. Oleh karena itu, kiranya kami perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsaIndonesia. Kami akan coba untuk membahas hal tersebut dalam makalah kami yang kami beri judul“Politik Dan Strategi Nasional”.
    Ada beberapa hal yang mengharskan kita mengetahui tujuannnya, adalah sebagai berkut tujuan-tujuannya. Untuk mengetahui implementasi politik dan strategi nasional di bidang sosial budaya;- Untuk mengetahui implementasi politik dan strategi nasional di bidang pertahanan dankeamanan;- Untuk mengetahui bagaimana kaidah pelaksanaan politik dan strategi nasional;- Untuk mengetahui bagaimana keberhasilan politik dan strategi nasional Indonesia.1.3 Metode PenulisanSaya menggunakan metode kepustakaan. Dalam metode kepustakaan ini saya hanya membacaberbagai buku mengenai wawasan nusantara saja dan tidak ada metode observasi atau pengamatan langsung.

Rabu, 30 April 2014

KETAHANAN NASIONAL

KETAHANAN NASIONAL

            Kali ini saya akan penulisa sebuah judul yaitu tentang “Ketahanan Nasional”. Ketahanan nasional cenderung mengarah pada sebuah kata pertahanan, ketahanan dan kekuatan. Berbicara poin-point di atas tentu mengarah dan terarah pada angktan bersenjata yang ada di NKRI ini yang memiliki beberapa aspek dan tugasnya masing-masing seperti diantaranya TNI, Polisi, Brimob dan lain sebagainya.
Pengertian yang lebih spesifikasi adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam tugas dan hak-haknya angkatan-angkatan bersenjata tersebut mempunyai tugas yang bermacam-macam namun tugas dan fungsinya pada dasarnya sama yakni mempertahankan kejayaan dan kesejahteraan NKRI tercinta ini. Maka dari itu angkatan-angkatan bersenjata yang dimiiki oleh indonesia harus mempunyai skill-skill yang mempuni untuk melindungi negara ini terutama melindungi diri mereka sendiri seperti keterampilan bela diri, keterampilan menembak dan lain sebagainya demi terciptanya kejaayaan dan demi amannya NKRI yang kita cintai ini.

            Adapun perkembanagan ketahanan nasional adalah sebagai berikut:
Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasianal. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Pada saat itu istilah itu belum diberi devenisi tertentu. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan ter itorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya.
v  Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu, maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut :
Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di Negara-negara yang sedang berkembang.
v  Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional.
v  Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.
v  Secara lengkap dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan.
v  Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup.

Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jendral Suharto di depan siding DPR tanggal 16 Agustus 1975, dikatakan bahwa ketahanan nsional adalah tingkat keadaan dan keuletan dan ketangguhan bahwa Indonesia dalam menghimpun dan mengarahkan kesungguhan kemampuan nasional yang ada sehingga merupakan kekuatan nasional yang mampu dan sanggup menghadapi setiap ancaman d an tantangan terhadap keutuhanan maupun kepribadian bangsa dan mempertahankan kehidupan dabn kelangsungan cita-citanya.

Karena keadaan selalu berkembang serta bahaya dan tantangan selalu berubah, maka ketahanan nasional itu juga harus dikembangkan dan dibina agar memadai dengan perkembangan keadaan. Karena itu ketahanan nasional itu bersift dinamis, bukan statis. Ikhtiar untuk mewujudkan ketahanan nasional yang kokoh ini bukanlah hl baru bagi kita. Tetapiu pembinaan dan peningkatannya sesuai dengan kebutuhan kemampuan dan fasililitas yang tersedi pula. Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan dipelgai bidang : ideology , poluitik, ekonomi , sosial budaya dan hankam, baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita.

Selasa, 29 April 2014

WAWASAN NUSANTARA

WAWASAN NUSANTARA
            Kali ini saya akan menulis sebuah tulisan yang berjudul wawasan nusanatara. Alasan saya menulis ini karna saya sebagai warga negara indonesia dan saya pun kebetulan mendapat tugas dari dosen untuk membuat tulisan yang berjudul “wawasan nusantara”.
            Seperti pada nama judulnya yaitu wawasan. Wawasan adalaah sebuah pengetahuan atau pengetahuan yang jangkauan a secara luas yang sering orang bilang sebagai pengalaman atau pengetahuan. Di negara NKRI ini begitu banyak sekali wawasan-wawasan yang harus kita ketahui. Begitu banyak pengalamn-pengalaman tentang negara ini yang harus kita ketahui dan kita pahami. Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas dibandingkan dengan Negara – Negara lain , yang terbentang mulai dari sabang sampai marauke.
Diapit oleh dua benua dan dua samudera yang memiliki 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau ini memang Negara yang akan kekayaan daerahnya , lebih dari 300 suku tinggal di Indonesia mulai dari pelosok daerah hingga perkotaan yang sekarang mulai tertinggal oleh zaman dan digantikan dengan budaya barat . Hal ini juga memperlihatkan bahwa bangsa Indonesia itu terdiri dari banyak suku bangsa yang Multikultural(memiliki banyak suku) ,  mempunyai bahasa yang berbeda-beda, kebiasaan dan adat istiadat yang berbeda, kepercayaan yang berbeda, kesenian, ilmu pengetahuan, mata pencaharian dan cara berpikir yang berbeda-beda . Pada zaman dahulu Negara Indonesia untuk menjadi sebuah negara yang merdeka dari semua penjajahan yang terjadi ,  Indonesia harus mempunyai wilayah, penduduk dan pemerintah.

Adapun konsepsi Wawasan Nusantara Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsespi wawasan nusanatara adalah sebagai berikut :
·         Aspek Historis
Dari segi sejarah, bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah karena dua hal yaitu :
Ø  Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah, kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penederitaaan, kesengsaraan, kemiskinan dan kebodohan. Penjajah juga menciptakan perpecahan dalam diri bangsa Indonesia. Politik Devide et impera. Dengan adanya politik ini orang-orang Indonesia justru melawan bangsanya sendiri. Dalam setiap perjuangan melawan penjajah selalu ada pahlawan, tetapi juga ada pengkhianat bangsa.

Ø  Kita pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah, secara historis wilayah Indonesia adalah wialayah bekas jajahan Belanda . Wilayah Hindia Belanda ini masih terpisah0pisah berdasarkan ketentuan Ordonansi 1939 dimana laut territorial Hindia Belanda adalah sejauh 3 (tiga) mi l. Dengan adanya ordonan tersebut , laut atau perairan yang ada diluar 3 mil tersebut merupakan lautan bebas dan berlaku sebagai perairan internasional. Sebagai bangsa yang terpecah-pecah dan terjajah, hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia.Keadaan tersebut tidak mendudkung kita dalam mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat.Untuk bisa keluar dari keadaan tersebut kita membutuhkan semangat kebangsaan yang melahirkan visi bangsa yang bersatu. Upaya untuk mewujudkan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah baru terjadi 12 tahun kemudian setelah Indonesia merdeka yaitu ketika Perdana Menteri Djuanda mengeluarkan pernyataan yang selanjutnya disebut sebagai Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Isi pokok dari deklarasi tersebut menyatakan bahwa laut territorial Indonesia tidak lagi sejauh 3 mili melainkan selebar 12 mil dan secara resmi menggantikam Ordonansi 1939.



Selasa, 08 April 2014

KEWARGANEGARAAN

-----------KEWARGANEGARAAN------------

            Kewarganegaraan adalah adalah sebuah bentuk nyata atau wujud nyata dari sebuah satu kesatuan sebuah negara. Yang di dalamnya terdapat rakyat, wilayah dan pemerintahan. Unsur suatu negara adalah rakyat yang ada di dalam suatu negara tersebut. Rakyat yang menenpati sebuah negara adalah sebuah unsur penting terbentuknya suatu kesatuan negara yang sering disebut negara kesatuan khususnya di negara NKRI ini. Sebuah warganegara memiliki hubungan erat dengan negaranya dan itu lah yang disebut kewarganegaraan.

Suatu warga negara berhak menyuarakan aspirasinya dan pendapatnya yang berhubungan dengan negaranya sendiri. Seperti memilih pemimpin-pemimpin di suatu daerahnya ataupun pemimpin dinegaranya atau presiden. Seorang menjadi warga Negara oleh karena ia menjadi anggota dari Negara yang bersangkutan. Ketika dimasa lalu hidup bernegara belum ada, individu telah menjadi warga dari sebuah kounitas, apakah anggota keluarga, marga, suku, atau bangsa.

            Dalam arti luas warga negara berarti menjadi anggota dari suatu negara tersebut. Istilah warga Negara merupaka terjemahan kata citizen (inggris). Kata citizen secara etimologis berasal dari bangsa romawi yang pada waktu itu berbahasa latin, yaitu kata “civis” atau “civitas” yang berarti anggota warga dari city-state. Selanjutnya kata ini dalam bahasa Prancis diistilahkan “citoyen” yang bermakna warga dalam “cite” (kota yang memiliki hak-hak terbatas. Citoyen atau citizen dengan demikian bermakna warga atau penghuni kota.

            Kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa sitizen adalah warga dari suatu komunitas yang dilekati dengan sejumlah keistimewaan, memiliki kedudukan yang sederajat, memiliki loyalitas, berpartisipasi, dan mendapat perlindungan dari komunitasnya.Sebagai warga negara yang baik adalah mematuhi semua perundang-undangan yang ada di negara NKRI ini. Menaga kesenian, kebudayaan, tradisi-tradisi daerah yang harus kita jaga keberadaannya dan harus selalu kita lestarikan kepada anak cucu kita nanti atau kepada generasi setelah kita. Demikian menurut pendapat saya mengenai kewarganegaraan yang saya pahami. Semoga bermaanfaat bagi anda-anda semua.
TERIMAKASIH





            

Selasa, 28 Januari 2014

PERANAN OPERASI SISTEM PADA KOMPUTER

Peranan Sistem Operasi dalam Proses Pengolahan Data di Dalam Komputer
Sistem operasi merupakan penghubung antara perangkat keras dan pengguna, sistem operasi juga berfungsi sebagai program pengendali dengan tujuan untuk menghindari kesalahan penggunaan komputer dan mengatur pengelolaan sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan layanan kepada pengguna sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan komputer.
Fungsi sistem operasi secara umum adalah sebagai berikut:
1.      Resource manager, merupakan pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya, Contoh: memori, CPU, Disk Drive dan perangkat lainnya.
2.      Interface / tatap muka, yaitu sebagai perantara antara pengguna dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yang lebih mudah dipahami dan bersahabat (user friendly)
3.      Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan dapat diproses secara berurutan.
4.      Guardian, menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.
5.      Gate Keeper, berfungsi sebagai pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
6.      Optimizer adalah penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunaan.
7.      Accountant befungsi untuk mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
8.      Server berfungsi untuk melayani pengguna komputer.

Sistem Operasi ditinjau dari Segi PROSES


Sistem Operasi, terdiri dari sekumpulan program untuk suatu resources (memori). Bagaimana hubungan antara program2 baik selama proses berjalan dan kapan program tersebut harus dipergunakan ?.



Ada 3 Kondisi utama dalam proses Sistem Operasi.

1.             RUN,
adalah proses yang sudah dipilih oleh prosesor dan program2 nya sedang berjalan.
2.             WAIT,
adalah proses yang sedang menunggu yang dikarenakan adanya event/kejadian
Misal :   suatu operasi Input-Output yang sedang berjalan maka prosesor tidak akan melakukan proses, karena I/O yang sedang beroperasi.
3.             READY,
adalah proses dalam kondisi yang siap dilaksana kan/ready, akan tetapi jumlah proses lebih banyak dari jumlah prosesor sehingga proses tersebut harus menunggu giliran untuk diproses (Ready to Run)

 Kondisi lain;
1.            SUBMIT,
adalah kondisi dimana pemakai/user memasukan suatu JOB kedalam sistem, dan sistem tersebut harus memberikan suatu respon.
2.            HOLD,
adalah kondisi dimana Job dimasukan telah dikonversikan kedalam bentuk yang “readable”  (yang dapat dibaca oleh mesin). Tetapi tidak ada resources yang dialokasikan untuk job tersebut, sehingga untuk ke kondisi berikutnya harus dialokasikan terlebih dahulu.
3.            COMPLETE,
adalah kondisi dimana prosesor telah menyelesaikan proses komputasi dan semua resource sudah dikembalikan.

Bentuk Skema Sistem Operasi  ditinjau dari segi Proses :

Pelayanan Sistem Operasi :
1.             Program Execution (program pelaksana)
Untuk memungkinkan proses loading (pemasukan program dan data) ke dalam memori dan dijalankan (Running), sehingga programmer cukup mudah untuk menjalankan.
2.             Input – Output Operation
Digunakan untuk menjalankan program dengan bantuan I/O Device, seperti:
-          Request Device ( pemintaan peralatan)
-          Release Device ( Mengeluarkan peralatan)
-          Read (Baca)                -  Write  (Tulis)

3.             Manipulasi System File
Untuk memudahkan programmer, pemakai/user untuk bekerja, seperti;
-  Create             - Delete
- Open                - Close
-  Up-date          - dll
4.             Error Detection (deteksi kesalahan)
Untuk pelacakan, mencari kesalahan terdapat terjadi di dalam Prosesor atau Memori


5.             Allocation Resource (Alokasi memori)
Digunakan pd saat terdapat banyak program/Job yang hrs diselesaikan pd saat yang bersamaan, shg diperlukan adanya alokasi/penjatahan resource untuk setiap program/job tersebut.
6.             Protection( perlindungan)
Untuk perlindungan data/informasi, yg terdapat dlm memori agar masing2 tdk saling mempengaruhi program dan data, walaupun berlainan.
Tujuan utama Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
Contoh OS : DOS, Windows 95, Windows 98, Windows Me/ Windows XP
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.

Cara merubah bilangan Desimal menjadi Bilangan Biner secara sederhana dari bilangan kelipatan pada memory
                        128      64        32        16        8          4          2          1

Contoh
Ubah bilangan 25 kedalam bentuk Biner?
Jawab :
                        128      64        32        16        8          4          2          1
                                                            16  +  8 + 1 = 25
Jumlahkan kelipatan berikut maka hasilnya =25, dan angka tersebut nilainya menjadi 1, selain angka tersebut nilainya 0, jadi bentuk Biner nya adalah sebagai berikut
25 =     00011001
                        00011001                    Bilangan Biner
                        11100110                    Complement 1
                                      1 +
                        00011001                    Complement 2
Untuk mengetahui bilangan Biner  bernilai positif atau negatif yaitu ditentukan oleh Bit yg paling kiri, yang mana jika Bit nya 0 artinya bernilai positif dan 1 bernilai negatif

Tugas..
Ubah bilangan Desimal menjadi bilangan Biner !
28  =                128      64        32        16        8          4          2          1
                        0          0          0          1          1          1          0          0
Bilangan Biner 28 = 00011100

-67       =          128      64        32        16        8          4          2          1
            =          0          1          0          0          0          0          1          1
                        1          0          1          1          1          1          0          0
                                                                                                            1+
                        1          0          1          1          1          1          0          1
Bilangan Biner -67 = 10111101

-105     =          128      64        32        16        8          4          2          1
                        0          1          1          0          1          0          0          1
                        1          0          0          1          0          1          1          0
                                                                                                            1+
                        1          0          0          1          0          1          1          1
Bilangan Biner -105 = 10010111

85        =          128      64        32        16        8          4          2          1
                        0          1          0          1          0          1          0          1
Bilangan Biner 85 = 01010101